Tokoh Sastra

Nurhayati Sri Hardini (N.H.Dini)

Nurhayati Sri Hardini  (N.H.Dini)
Tempat Lahir: Sekayu, Semarang, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : 29 Feb 1936
Pendidikan : SMA Sastra Bojong (1956), Kursus Pramugari Darat GIA Jakarta (1956), Kursus B-I Jurusan Sejarah (
Karya : Dua Dunia (Kumpulan cerita pendek, NV Nusantara, Bukittinggi, 1956),
Hati Yang Damai (novel, NV Nusantara Bukittinggi, 1961),
Di Pondok Salju (1963),
Pada Sebuah Kapal (novel, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian diambil alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1972),
Keberangkatan (novel, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian diambil alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1977),
Namaku Hiroko (novel, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian diambil alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1977),
Sebuah Lorong di Kotaku (cerita kenangan, PT. Dunia Pustaka Utama, kemudian diambil alih PT. Gramedia Pustaka Utama, 1978),
Pada Ilalang di Belakang Rumah (cerita kenangan, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1979)
Langit Dan Bumi Sahabat Kami (cerita kenangan, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian diambil oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1979),
Sekayu (cerita kenangan, PT. Dunia Pustaka, kemudian diambil oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1981),
Pangeran dari Seberang (biografi penyair Amir Hamzah, PT. Dian Rakyat, 1981),
Kuncup Berseri (cerita kenangan, PT. Dunia Pustaka Jaya, kemudian diambil alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1982),
Tuileries (kumpulan cerita pendek, PT. Sinar Harapan, 1982),
Segi dan Garis (kumpulan cerita pendek, PT. Dunia Pustaka Jaya, 1983),
Orang-orang Tran (novel, PT. Pustaka Sinar Harapan, 1983)
Sampar (novel terjemahan Albert Camus, La Paste, 1983),
Pertemuan Dua Hati (novel, PT. Gramedia Pustaka Utama, 1986),
Jalan Bendungan (novel, PT. Djambatan, kemudian diambil alih oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 1989),
Tirai Menurun (novel, Gramedia Pustaka Utama, 1993),
Panggilan Dharma Seorang Bhikku (riwayat hidup Bhikku Girrakkito Mahatera, nirlaba, Yayasan Watugong Semarang dan Sangha Theravada, penerbitan eksklusif, tidak diperdagangkan, 1996),
Tanah Baru, Tanah Air Kedua (novel, versi baru Orang-Orang Tran, PT. Gramedia Widyasarana Indonesia/PT. Grasindo,1997),
Hati Yang Damai (novel, PT. Grasindo, 1998),
Cerita-Cerita Dari Perancis 1 & 2 (legenda Perancis, PT. Grasindo, 2000),
Kemayoran (cerita kenangan, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2000),
Jepun, Negerinya Hiroko (cerita kenangan, PT. Gramedia Pustaka Utama),
La Barka (novel, PT. Grasindo, 2001),
Monumen (kumpulan cerita pendek, PT. Grasindo, 2002),
Dua Dunia (kumpulan cerita pendek, PT. Grasindo, 2002),
Istri Konsul (kumpulan cerita pendek, PT. Grasindo, 2002),
Dari Parangik ke Kampuchea (cerita kenangan, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2003),
Pencakar Langit (kumpulan cerita pendek, PT. Grasindo, 2003),
Janda Muda (kumpulan cerita pendek, PT. Grasindo, 2003),
20.000 Mil di Bawah Lautan (novel terjemahan dari bahasa Perancis karya Jules Verne, Vinqt Mile Lieues sous Les Mers, Penerbit Enigma, Yogyakarta, 2004),
Dari Fontenay ke Magallianes (cerita kenangan. PT. Gramedia Pustaka Utama, 2005),
Sampar (novel terjemahan Albert Camus, La Paste, Edisi II Yayasan Obor Indonesia, 2006),
La Grande Bourne (cerita kenangan, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007)
Argenteuil : Hidup Memisahkan Diri (cerita kenangan, PT. Gramedia Pusatak Utama, 2008),
Tukang Kuda, Kapal La Providence ( novel terjemahan Le Charretier de La Providence, Karya Georges Simenon, Kelompok Jakarta-Paris & Penerbit Kiblat Buku Utama, Bandung, 2008),
Pondok Baca Kembali ke Semarang (novel, PT. Gramedia Pustaka Utama, 2011) ,
Amir Hamzah, Pangeran Dari Seberang (novel, Gaya Favorit Press, 2011),
Dari Rue Saint Simon Ke Jalan Lembang (novel, Gramedia Pustaka Utama, 2012)
Sumber : Angkatan'66 Prosa dan Puisi, H.B. Jassin
Pemutakhiran

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

Pernyataan Privasi | Ketentuan Penggunaan

©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia